Selasa, 02 Juni 2009
Diposting oleh pas-Fralis di 18.50 0 komentar
Senin, 25 Mei 2009
Macam – Macam Kabel Jaringan (LAN)
Kabel Local Area Network
Pertama kali LAN menggunakan kabel “coaxial”. Kemudian, kabel “twisted pair” yang digunakan dalam sistem telepon telah mampu membawa frekuensi yang lebih tinggi dan dapat mendukung trafik LAN. Dan saat ini, kabel fiber optik telah tampil sebagai pilhan kabel berkecepatan sangat tinggi.
Local Area Network menggunakan empat tipe kabel :
Coaxial
Unshielded Twisted Pair (UTP)
Shielded Twisted Pair (STP)
Fiber Optik
Penggunaan Kabel Coaxial
Kabel coaxial terkadang digunakan untuk topologi bus, tetapi beberapa produk LAN sudah tidak mendukung koneksi kabel coaxial.
Protokol Ethernet LAN yang dikembangkan menggunakan kabel coaxial:
10Base5 / Kabel “Thicknet” :
adalah sebuah kabel coaxial RG/U-8.
merupakan kabel “original” Ethernet.
tidak digunakan lagi untuk LAN modern.
10Base2 / Kabel “Thinnet”:
adalah sebuah kabel coaxial RG/U-58.
mempunyai diameter yang lebih kecil dari “Thicknet”.
menggantikan “Thicknet”.
tidak direkomendasikan lagi, tetapi masih digunakan pada jaringan LAN yang sangat kecil.
Unshielded Twisted Pair”
Kabel “Unshielded twisted pair” (UTP) digunakan untuk LAN dan sistem telepon. Kabel UTP terdiri dari empat pasang warna konduktor tembaga yang setiap pasangnya berpilin. Pembungkus kabel memproteksi dan menyediakan jalur bagi tiap pasang kawat. Kabel UTP terhubung ke perangkat melalui konektor modular 8 pin yang disebut konektor RJ-45. Semua protokol LAN dapat beroperasi melalui kabel UTP. Kebanyakan perangkat LAN dilengkapi dengan RJ-45.
Kategori UTP
Kategori
Performansi (MHz)
Penggunaan
Cat 1
1 Voice, Mainframe, Dumb Terminal
Cat 2
4 4 MB Token Ring
Cat 3
10 10MB Ethernet
Cat 4
20 16 MB Token Ring
Cat 5
100 100 MB Ethernet
“Shielded Twisted Pair”
“Shielded twisted pair” adalah jenis kabel telepon yang digunakan dalam beberapa bisnis instalasi. Terdapat pembungkus tambahan untuk tiap pasangan kabel (”twisted pair”).Kabel STP juga digunakan untuk jaringan Data, digunakan pada jaringan Token-Ring IBM. Pembungkusnya dapat memberikan proteksi yang lebih baik terhadap interferensi EMI.
Kelemahan kabel STP
Kabel STP mempunyai beberapa kelemahan :
Attenuasi meningkat pada frekuensi tinggi.
Pada frekuensi tinggi, keseimbangan menurun sehingga tidak dapat mengkompensasi timbulnya “crosstalk” dan sinyal “noise”.
Harganya cukup mahal.
Kabel Fiber Optik
Kabel Fiber Optik adalah teknologi kabel terbaru. Terbuat dari glas optik. Di tengah-tengah kabel terdapat filamen glas, yang disebut “core”, dan di kelilingi lapisan “cladding”, “buffer coating”, material penguat, dan pelindung luar.Informasi ditransmisikan menggunakan gelombang cahaya dengan cara mengkonversi sinyal listrik menjadi gelombang cahaya. Transmitter yang banyak digunakan adalah LED atau Laser.
Kelebihan menggunakan kabel Fiber Optik
Kabel Fiber Optik mempunyai beberapa kelebihan, diantaranya :
Kapasitas bandwidth yang besar (gigabit per detik).
Jarak transmisi yang lebih jauh ( 2 sampai lebih dari 60 kilometer).
Kebal terhadap interferensi elektromagnetik.
Kabel Fiber Optik banyak digunakan pada jaringan WAN untuk komunikasi suara dan data. Kendala utama penggunaan kabel fiber optik di LAN adalah perangkat elektroniknya yang masih mahal. Sedangkan harga kabel Fiber Optiknya sendiri sebanding dengan kabel LAN UTP.
Diposting oleh pas-Fralis di 21.53 0 komentar
Rabu, 06 Mei 2009
Tips n Trik CS3

friends....
pingin tau cara buat gambar kayak gini ?
caranya gampang, gampang banget kita hanya bermain di 4 icon pada menu Photoshop cs3
pertama kita buka menu photoshopnnya terus...
Diposting oleh pas-Fralis di 01.33 0 komentar
Selasa, 05 Mei 2009
Quis Visual Basic
Public Class Form1
Private Sub Form1_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load
ComboBox1.Items.Add("R01")
ComboBox1.Items.Add("R02")
ComboBox1.Items.Add("R03")
ComboBox1.Items.Add("R04")
End Sub
Private Sub ComboBox1_SelectedIndexChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles ComboBox1.SelectedIndexChanged
TextBox3.Focus()
If ComboBox1.Text = "R01" Then
TextBox1.Text = "Rokok Marlboro"
TextBox2.Text = "9000"
ElseIf ComboBox1.Text = "R02" Then
TextBox1.Text = "Rokok Marcopolo"
TextBox2.Text = "9000"
ElseIf ComboBox1.Text = "R03" Then
TextBox1.Text = "Rokok Sampoerna"
TextBox2.Text = "10000"
ElseIf ComboBox1.Text = "R04" Then
TextBox1.Text = "Rokok Clubmild"
TextBox2.Text = "7000"
End If
End Sub
Private Sub TextBox3_KeyPress(ByVal sender As Object, ByVal e As System.Windows.Forms.KeyPressEventArgs) Handles TextBox3.KeyPress
If e.KeyChar = Chr(13) Then
TextBox7.Focus()
TextBox4.Text = Val(TextBox2.Text) * Val(TextBox3.Text)
If TextBox3.Text >= 5 And TextBox3.Text <= 10 Then
TextBox5.Text = Val(TextBox4.Text) * 0.05
TextBox6.Text = Val(TextBox4.Text) - Val(TextBox5.Text)
ElseIf TextBox3.Text >= 11 Then
TextBox5.Text = Val(TextBox4.Text) * 0.1
TextBox6.Text = Val(TextBox4.Text) - Val(TextBox5.Text)
ElseIf TextBox3.Text <= 4 Then
TextBox5.Text = 0
TextBox6.Text = Val(TextBox4.Text) - Val(TextBox5.Text)
End If
End If
End Sub
Private Sub Button2_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button2.Click
TextBox1.Clear()
TextBox2.Clear()
TextBox3.Clear()
TextBox4.Clear()
TextBox5.Clear()
TextBox6.Clear()
TextBox7.Clear()
TextBox8.Clear()
End Sub
Private Sub Button3_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button3.Click
Me.Close()
End Sub
Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button1.Click
End Sub
Private Sub TextBox7_KeyPress(ByVal sender As Object, ByVal e As System.Windows.Forms.KeyPressEventArgs) Handles TextBox7.KeyPress
If e.KeyChar = Chr(13) Then
TextBox8.Text = Val(TextBox7.Text) - Val(TextBox6.Text)
End If
End Sub
Private Sub TextBox7_TextChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles TextBox7.TextChanged
End Sub
End Class
Diposting oleh pas-Fralis di 23.55 0 komentar
Jumat, 20 Februari 2009

Paskalis, seorang kudus dari Spanyol, dilahirkan pada tahun 1540. Sejak usia tujuh tahun, ia bekerja sebagai gembala. Ia tidak pernah punya kesempatan untuk bersekolah. Namun demikian, ia belajar sendiri membaca dan menulis. Ia bertanya kepada siapa saja yang ia jumpai untuk membantunya belajar. Ia belajar dengan giat, agar supaya ia dapat membaca buku-buku rohani. Ia membisikkan doa-doa sepanjang hari sementara ia menggembalakan dombanya.
Dua hal yang amat dicintai Paskalis adalah: Ekaristi Kudus dan Bunda Maria. Setiap hari Paskalis berdoa rosario dengan cinta yang amat besar. Ia juga menuliskan doa-doa yang indah kepada Bunda Surgawi kita.
St. Paskalis membuat sebuah buku kecil dari kertas-kertas buram. Dalam buku catatannya, ia menuliskan pemikiran-pemikirannya dan doa-doanya yang indah. Setelah ia wafat, pemimpin biaranya menunjukkan buku catatan Paskalis pada uskup agung setempat. Bapa Uskup membacanya dan berkata, “Jiwa-jiwa bersahaja ini telah mencuri surga dari kita!”
Paskalis wafat pada tahun 1592 dalam usia lima puluh dua tahun. Ia dinyatakan kudus oleh Paus Alexander VIII pada tahun 1690.
"Bagaimana mempererat hubungan kita dengan Yesus dalam Ekaristi dan dengan Bunda Maria? Jawabannya mungkin merupakan ajakan bagi kita untuk mengunjungi Yesus dalam Sakramen Mahakudus secara istimewa dan mohon Bunda Maria membantu kita agar setia pada Putra-nya."
Diposting oleh pas-Fralis di 01.54 0 komentar
Senin, 26 Januari 2009
SISTEM BASIS DATA
Kenapa belajar basis data?
1. Beralih dari computation ke informasion
2. Data bertambah dalam keanekaragamannya dan jumlahnya
- Digital libraies, interactive video
- …. Need for DBMS exploding
3. DBMS banyak berkaitan dengan hampir semua sistem komputer
- OS, languages, theory, AI, multimedia, logic
Data
1. Fakta yang diperoleh dilapangan
2. Diperlukan suatu proses agar data bisa digunakan
Informasi
1. Hasil dari pengolahan data
2. Sebagai acuan dalam mengambil keputusan
3. Transformasi data
Contoh basis data
1. Buku alamat
2. Buku telepon
3. Katalog perpustakaan
4. Peta jalan
Komponen utama database
1. Perangkat keras ( Hardware )
2. Sistem operasi ( Operating system )
3. Basis data ( Database )
4. Sistem pengelolah basis data ( DBMS )
5. Aplikasi atau perangkat lunak yang bersifat opsional
6. Pemakai ( User ) pemrogram aplikasi
- Pengguna mahir ( Casual user )
- Pengguna awam ( End user / Naïve user )
- Pengguna khusus ( Specialized user )
Tujuan dibangunnya database
1. Kecepatan dan kemudahan ( Speed )
2. Efisiensi ruang penyimpanan ( Space )
3. Keakuratan ( Accuracy )
4. Ketersediaan ( Avaiability )
5. Kelengkapan ( Completeness )
6. Keamanan ( Security )
7. Kebersamaan pemakai ( Shareability )
Operasi dasar basis data
1. Pembuatan basis data ( Create database )
2. Penghapusan basis data ( Drop database )
3. Pembuatan file / tabel baru ke suatu basis data ( Create table )
4. Penghapusan file / tabel dari suatu basis data ( Drop table )
5. Penambahan data baru ke suatu file / tabel di sebuah basis data ( Insert )
6. Pengambilan data dari suatu file / tabel ( Retrieve / search )
7. Pengubahan data dari sebuah file / tabel ( Up date )
8. Penghapusan data dari sebuah file / tabel ( Delete )
Cara pandang data
1. Peringkat fisik ( Terendah ) : Mendeskripsikan struktur data yang digunakan, pola representasi bit dsd yang akan disimpan dalam penyinpanan fisik.
2. Peringkat logika : Mendeskripsikan data apa yang disimpan dibasis data dan hubungan apa yang ada antara data – data tersebut.
3. Peringkat pengguna ( Tertinggi ) : Menyederhanakan interaksi pengguna dengan sistem dalam bentuk GUI dalam aplikasi sistem basis data.
Kelemahan basis data model file
1. Pengulangan dan inkonsistensi data
2. Kesulitan mengakses data
3. Masalah integritas
4. Atomik data
5. Anomali ( kelainan ) pada akses bersamaan
6. Keamanan data
DatabasePerangkat lunak basis data yang banyak digunakan dalam pemrograman dan merupakan perangkat basis data tingkat tinggi ( high level ) :
1. DB2
2. Microsoft SQL Server 2000 & 2005
3. Oracle, Sybase, Interbase
4. Xbase, Firebird, MySQL, PostgreSQL
5. Microsoft Access, dBase III, Paradox, FoxPro
6. Visual FoxPro, Arago, Force, Recital, dbFast
7. dbXL, Quicksilver, Clipper, FlagShip
8. Harbour
9. Visual dBase
10. Lotus Smart Suite Approach
Selain perangkat lunak di atas, terdapat juga perangkat lunak pemrograman basis data tingkat rendah ( low level ), diantaranya :
1. Btrieve
2. Tsunami Record Manager
Sejarah basis data
1. Awal 1960 Charles Bachman - Integrated Data Store
2. Akhir 1960 IBM - IMS ( Information Management System )
3. Akhir 1980 dan 1990 - IBM DB2, Oracle, Informix
Keuntungan DBMS
1. Mengurangi perulangan data
2. Mencapai independensi data
3. Menginteregasikan data beberapa file
4. Mengambil data dan informasi dengan cepat
5. Meningkatkan Keamanan
Kerugian DBMS
1. Harga perangkat lunak DBMS yang mahal
2. Kebutuhan perangkat keras yang bagus
3. Membutuhkan staff khusus DBMS ( Database Administrator / DBA )
Contoh Perangkat Lunak DBMS
1. Microsoft Access
2. Microsoft SQL Server
3. MySQL
4. PostgreSQL
5. Oracle
6. Informix
7. Sybase
8. DB2
9. Interbase
Contoh Implementasi Database
1. Bidang Fungsional
- Kepegawaian
- Pergudangan
- Akuntansi
- Reservasi
- Layanan Pelanggan
2. Bentuk Perusahan
- Perbankan
- Rumah Sakit
- Produsen Barang
- Sekolah / Kampus
- Telekomunikasi
Life Cycle Database
1. Design
2. Present
3. Documentation
4. Generate
5. Manage data
Tahapan Desain Basis Data suatu Sistem
1. Requirement Collection and Analysis
2. Conceptual Database Design
3. Logical Database Design
4. Physical Database Design
5. Maintenance
Basis data ( database ), atau basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri ( query ) basis data disebut sistem manajemen basis data ( database management system, DBMS ). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.
Istilah “basis data” berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenai basis data komputer. Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kwitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis.
Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.
Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data ( database management system/DBMS ). Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut
Diposting oleh pas-Fralis di 23.51 0 komentar

